MONITORSULUT,BITUNG — Pemerintah Kota Bitung merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025, yang memotret kinerja pemerintahan selama satu tahun anggaran. Laporan ini menjadi bentuk akuntabilitas publik sekaligus bagian dari kewajiban penyampaian LPPD kepada Menteri Dalam Negeri.
Dalam dokumen tersebut, capaian makro Kota Bitung menunjukkan tren positif di berbagai indikator utama. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat naik 0,87 persen menjadi 77,57, melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Utara dan menempatkan Bitung di posisi lima besar daerah dengan IPM tertinggi di provinsi sulut.
Dari sisi ekonomi, Bitung tampil impresif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 6,67 persen pada 2025—tertinggi di antara 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Angka ini sekaligus mengukuhkan peran Bitung sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi regional.
Kinerja ekonomi juga tercermin pada peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku yang naik 10,71 persen dibanding tahun sebelumnya, menyentuh angka Rp115,42 juta.
Di sisi kesejahteraan, Pemkot Bitung mencatat keberhasilan menekan angka kemiskinan, pengangguran, hingga ketimpangan pendapatan. Persentase penduduk miskin turun menjadi 5,81 persen atau berkurang 7,34 persen dari tahun 2024. Tingkat Pengangguran Terbuka juga mengalami penurunan menjadi 7,35 persen, sementara rasio gini menyusut dari 0,374 menjadi 0,364, menandakan distribusi pendapatan yang semakin merata.
RLPPD ini juga memuat capaian kinerja urusan pelayanan dasar, hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, opini laporan keuangan tahun sebelumnya, realisasi anggaran, hingga berbagai inovasi daerah sepanjang 2025.
Pemerintah Kota Bitung membuka akses publik terhadap dokumen lengkap RLPPD melalui tautan resmi yang telah disediakan, sebagai bagian dari komitmen transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.













