Hengky Honandar: Evaluasi PAD Jadi Kunci Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Bitung3 Dilihat

Di Hadapan OPD, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar Tekankan Evaluasi PAD untuk Perkuat Kepercayaan Publik.

MONITORSULUT, BITUNG — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos, memimpin Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Retribusi Daerah, serta Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) sebagai langkah memperkuat kinerja fiskal dan tata kelola keuangan daerah di Kota Bitung.

Rapat yang digelar di Ruang S.H. Sarundajang tersebut dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah guna mengevaluasi capaian PAD, optimalisasi retribusi daerah, serta progres realisasi anggaran pada masing-masing instansi.

Dalam arahannya, Wali Kota Hengky Honandar menegaskan pentingnya sinergi dan disiplin seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah secara maksimal serta memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, tepat sasaran, dan transparan.

“Evaluasi seperti ini sangat penting sebagai bagian dari komitmen kita menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” tegas Hengky.

Berdasarkan laporan realisasi pendapatan daerah hingga 30 April 2026, capaian pendapatan daerah Kota Bitung berada di angka sekitar 30,18 persen dari target APBD Tahun 2026. Sementara khusus PAD, realisasinya telah mencapai sekitar 36,39 persen.

Menurut Hengky, capaian tersebut patut disyukuri, namun juga harus menjadi bahan evaluasi bersama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun anggaran.

Pemerintah Kota Bitung juga memberikan perhatian serius terhadap sektor retribusi daerah yang realisasinya masih berada di kisaran 15 persen. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih inovatif dan agresif dalam menggali potensi pendapatan daerah dengan tetap mengedepankan regulasi serta pelayanan publik yang baik.

Selain itu, Wali Kota Hengky Honandar meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kendala di lapangan agar rendahnya capaian tidak hanya menjadi angka dalam laporan tanpa tindak lanjut konkret.

Perkuat koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dalam pengawasan objek pajak dan retribusi, validasi data, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi,” ujarnya.

Hengky juga menegaskan bahwa capaian PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab OPD teknis tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.

Dalam rapat tersebut turut dibahas Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA). Pemerintah Kota Bitung menegaskan bahwa realisasi anggaran bukan sekadar soal penyerapan, tetapi bagaimana anggaran benar-benar berdampak terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan agar tidak ada keterlambatan pelaksanaan program dan kegiatan, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan perencanaan dilakukan secara matang, pelaksanaan berjalan disiplin, serta pengawasan diperkuat secara berkelanjutan.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Bitung berharap lahir langkah-langkah konkret, solusi nyata, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah dan kualitas pengelolaan anggaran.

“Mari kita bekerja lebih serius, lebih disiplin, dan lebih kolaboratif demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” pungkas Hengky Honandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *