MONITORSULUT,MINAHASA —–Semangat perubahan di Desa Wasian, Kecamatan Kakas, mulai mengarah pada satu isu krusial, bagaimana pembangunan desa tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.
Di tengah dinamika tersebut, bakal calon Hukumtua, Hence Solambelah, tampil dengan pendekatan yang menitikberatkan pada transparansi dan pemberdayaan ekonomi warga.
Dalam sejumlah pertemuan bersama masyarakat, Hence tidak sekadar menyampaikan janji, tetapi menekankan pentingnya tata kelola desa yang terbuka dan partisipatif.
Ia menilai, kemajuan desa tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, terutama dalam pengelolaan dana desa.
“Pembangunan harus dirasakan semua lapisan masyarakat. Kuncinya ada pada keterbukaan dan keterlibatan warga,” ujarnya.
Berbeda dari pendekatan konvensional, Hence mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal sebagai fondasi utama.
Ia melihat Desa Wasian memiliki peluang besar untuk berkembang, asalkan dikelola secara terarah dan melibatkan masyarakat secara aktif.
Program yang digagas mencakup pengembangan usaha masyarakat, peningkatan kualitas infrastruktur desa, hingga optimalisasi sumber daya lokal agar memiliki nilai tambah ekonomi.
Dengan strategi tersebut, ia ingin menghapus kesenjangan dan mendorong kemandirian warga.
Dukungan terhadap Hence pun mulai menguat. Sejumlah warga berharap kepemimpinan baru ke depan mampu membawa perubahan yang lebih nyata, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tekanan ekonomi yang selama ini dirasakan.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Desa Wasian kini berada di persimpangan penting, antara melanjutkan pola lama, atau bertransformasi menuju desa yang lebih terbuka, mandiri, dan berdaya saing.
(teamms)







