MONITORSULUT, MINAHASA — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan komitmennya memperkuat ekosistem digital di daerah dengan mendukung ajang budaya Waraney Wulan Minahasa (WWM) 2025.
Dukungan itu tak sekadar simbolik, tetapi juga menjadi langkah nyata BI dalam mendorong literasi keuangan digital di kalangan generasi muda Minahasa.
Kolaborasi antara BI Sulut dan panitia WWM 2025 mencakup berbagai aspek, mulai dari penyampaian materi Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah), pembekalan mengenai QRIS dan perlindungan konsumen, hingga pelibatan BI dalam proses penilaian kategori penghargaan BI-STARS dan Favorit Pilihan Masyarakat yang menggunakan mekanisme QRIS voting.
“Lewat gelaran Waraney Wulan Minahasa, kami ingin membuktikan bahwa transformasi digital dapat tumbuh seiring dengan upaya menjaga warisan budaya daerah.
Generasi muda Minahasa harus menjadi teladan dalam menggabungkan kearifan lokal dengan semangat ekonomi digital,” ujar Ichram Andrianto Taufick, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Sulut.
Para finalis yang berjumlah 24 orang, terdiri atas 12 Waraney dan 12 Wulan, mengikuti seluruh proses kegiatan dari tahap karantina sampai grand final.
Selama karantina, mereka mendapatkan pembekalan dan sesi deep interview yang bertujuan menanamkan nilai-nilai literasi keuangan digital.
Hasilnya, sepanjang penyelenggaraan kegiatan, tercatat 72.624 transaksi QRIS di Kabupaten Minahasa, angka yang melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 34.245 transaksi.
Kenaikan ini disebut sebagai indikasi positif bahwa masyarakat Minahasa kian adaptif terhadap sistem pembayaran digital.
Malam puncak WWM 2025 turut dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter dan kebanggaan bagi generasi muda Minahasa.
“Ajang ini bukan hanya tentang gelar dan penampilan, tapi tentang bagaimana anak muda Minahasa menjiwai budaya dan mengenal jati diri daerahnya,” katanya.
Dalam ajang tersebut, Miracle Mamesah dinobatkan sebagai Waraney Minahasa 2025, sementara gelar Wulan Minahasa 2025 diraih Jelita Kaligis. Penghargaan BI-STARS diberikan kepada Jovan Rumende dan Miranda Roring, sedangkan kategori Favorit melalui voting QRIS jatuh kepada Leonardo Skyver dan Kayla Tambalean.
Usai acara, BI Sulut bersama para finalis WWM 2025 berencana melanjutkan sinergi dengan menggelar sosialisasi transaksi digital di berbagai wilayah Minahasa, termasuk edukasi pembayaran pajak dan retribusi daerah tanpa uang tunai. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Minahasa.
(Yulia)









