MONITORSULUT,MANADO — Agenda Sosialisasi dan Closing KUR Perumahan, Sosialisasi Rumah Subsidi, program PNM Melawan Rentenir, hingga peluncuran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sulawesi Utara tetap berlangsung, Rabu (08/04) di Graha Gubernuran,meski Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, urung hadir karena harus kembali ke Jakarta untuk agenda penting lainnya.
Kendati demikian, arah kebijakan dan komitmen yang diusung Maruarar tetap menjadi benang merah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Fokus pada perluasan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, penguatan program rumah subsidi, serta upaya memutus ketergantungan terhadap praktik rentenir menjadi bagian dari strategi besar yang terus didorong Kementerian PKP.
Rangkaian program yang disosialisasikan mencerminkan pendekatan terpadu pemerintah dalam menjawab persoalan klasik sektor perumahan mulai dari keterbatasan akses kredit hingga kualitas hunian masyarakat. Skema KUR Perumahan misalnya, diarahkan untuk memberikan kemudahan pembiayaan dengan bunga terjangkau, sementara program PNM Melawan Rentenir hadir sebagai solusi alternatif pembiayaan yang lebih aman.
Di sisi lain, peluncuran BSPS di Sulawesi Utara mempertegas dorongan pemerintah terhadap pembangunan rumah berbasis swadaya, dengan memberikan stimulan agar masyarakat dapat membangun atau memperbaiki rumah secara mandiri.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda bahwa program perumahan rakyat tetap berjalan konsisten di daerah, sejalan dengan prioritas nasional yang terus dikawal pemerintah pusat.
yang menjadi narasumber dalam acara sosialisasi adalah , Zulfikar Arsyad (Pemimpin PNM Cabang Manado), Sri Haryati (Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP),Heru Pudyo Nugroho (Komisioner BP TAPERA),Faizal Isnaeni (Pemimpin Divisi Business Program BNI),I Nyoman Astiawan (SVP BNI),Jodhy Aditya Wardana (Area Head I Wilayah II BNI).
(yulia)







