MONITORSULUT,Sangihe- Di tengah kekhawatiran warga akibat gempa susulan yang masih terjadi, suasana berbeda terlihat di Kampung Kawio, Kecamatan Marore, Kamis (11/6/2026). Tawa dan sorak gembira anak-anak menghiasi lokasi pengungsian saat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar kegiatan trauma healing bagi warga terdampak gempa.
Kegiatan tersebut berlangsung bertepatan dengan kunjungan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forkopimda ke wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kepulauan Sangihe beberapa hari lalu.
Menyadari bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik tetapi juga psikologis, terutama oleh anak-anak, Pemkab Sangihe menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas interaktif untuk membantu mengurangi rasa takut serta trauma yang masih membayangi masyarakat.
Melalui Tim Kreatif Pemkab Sangihe yang dipimpin Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Veronika Maya Budiman, anak-anak diajak mengikuti beragam permainan seru yang mampu mencairkan suasana. Kegiatan itu langsung mendapat respons positif dari para peserta yang tampak antusias sejak awal acara.
Keceriaan semakin terasa ketika permainan goyang “Kicau Mania” dimainkan bersama. Anak-anak, orang tua, hingga jajaran pemerintah daerah larut dalam suasana penuh keakraban. Bahkan Bupati Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Kapolres, dan Danlanal ikut berbaur bersama masyarakat.
“Kami ingin masyarakat, khususnya anak-anak, bisa kembali tersenyum dan merasa lebih tenang. Karena pemulihan pascabencana tidak hanya soal bantuan logistik, tetapi juga bagaimana mengembalikan semangat dan kondisi psikologis warga,” ujar Veronika Maya Budiman.
Menurutnya, kegiatan trauma healing sengaja dirancang agar dapat dinikmati semua kalangan. Tidak hanya anak-anak, para orang tua yang masih diliputi kecemasan akibat gempa juga diajak terlibat dalam berbagai permainan yang berlangsung penuh kehangatan.
Sebagai bentuk perhatian kepada warga, Bupati Michael Thungari turut membagikan hadiah kepada peserta yang mengikuti kegiatan. Anak-anak menerima cokelat, sementara sejumlah ibu yang ikut berpartisipasi mendapatkan hadiah hiburan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap proses pemulihan psikologis masyarakat dapat berjalan lebih cepat. Kehadiran pemerintah di tengah warga diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat Kawio untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas mereka di tengah situasi pascabencana. (Moy)
