Bupati Thungari Turun Langsung ke Kawio, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Maksimal

Sangihe9 Dilihat

MONITORSULUT,Sangihe- Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menangani dampak gempa bumi terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke Kampung Kawio, Kecamatan Marore, Kamis (11/6/2026), untuk melihat kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Setibanya di Dermaga Kawio sekitar pukul 08.39 WITA, rombongan langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Kepulauan Sangihe pada Senin (8/6/2026).

Kawio tercatat sebagai salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup berat. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 77 rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, lima fasilitas umum dan satu rumah ibadah juga terdampak akibat guncangan gempa. Di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina tersebut, terdapat sekitar 177 kepala keluarga yang kini masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana.

Dalam kunjungan itu, Bupati dan Wakil Bupati menyambangi warga yang masih mengungsi di tenda-tenda darurat. Mereka mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban yang masih dilanda trauma.

Suasana penuh kehangatan terlihat ketika Bupati Thungari menyapa para lansia yang terdampak bencana. Kepada warga, ia memastikan pemerintah telah menyiapkan layanan kesehatan guna membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis.

Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga membawa bantuan logistik berupa bahan kebutuhan pokok, terpal untuk tempat tinggal sementara, serta dukungan dapur umum. Tim kesehatan turut diterjunkan untuk memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga.

Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana. Melalui kehadiran langsung di lapangan, pemerintah memastikan setiap kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera direspons, sekaligus memperkuat semangat warga Kawio untuk bangkit dan pulih dari musibah yang terjadi. (Moy)