Sopir Jadi Kunci Mudik Aman, Gubernur Yulius Ingatkan Jangan Abaikan Batas Diri

berita terbaru, Sulut3799 Dilihat

MONITORSULUT,MANADO — Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memilih turun langsung ke lapangan.

Terminal Terpadu Malalayang, Manado, menjadi titik pantau, Rabu (18/3/2026), di tengah meningkatnya mobilitas warga yang hendak pulang kampung.

Alih-alih sekadar kunjungan simbolik, perhatian gubernur tertuju pada hal paling krusial,keselamatan penumpang.

Ia menyisir satu per satu armada bus antarkota, memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan. Pemeriksaan atau ram check disebutnya bukan formalitas, melainkan garis pertahanan terakhir untuk menekan potensi kecelakaan.

“Keselamatan itu tidak bisa ditawar. Semua armada harus dipastikan dalam kondisi aman sebelum berangkat,” tegasnya di sela peninjauan.

Tak hanya kendaraan, sorotan juga diarahkan pada para pengemudi. Gubernur mengingatkan bahwa faktor manusia kerap menjadi penentu di jalan raya. Ia meminta sopir tidak memaksakan diri, menjaga kondisi fisik, dan tetap disiplin terhadap aturan lalu lintas, terutama di tengah tekanan waktu saat musim mudik.

perjalanan bukan soal cepat sampai, melainkan selamat tiba.
Di sisi lain, kesiapan fasilitas penunjang juga ikut diperiksa.

Posko terpadu hingga layanan kesehatan di area terminal menjadi bagian dari sistem yang menurutnya harus berjalan tanpa celah.

Ia menilai koordinasi lintas instansi—mulai dari TNI, Polri hingga Dinas Perhubungan—sudah cukup solid dalam menjaga kelancaran arus mudik di Sulawesi Utara.

Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin tradisi tahunan ini berubah menjadi catatan kelam akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah.

Fokusnya sederhana,memastikan setiap warga yang berangkat bisa kembali berkumpul dengan keluarga tanpa risiko di perjalanan.

(Yulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *