MONITORSULUT——Anggota DPD RI, DR Maya Rumantir, menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai konsep atau hafalan semata, tetapi harus dihidupkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Pesan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di GMIM Berhikmat Karombasan, Manado, Kamis (11/12).
Dalam pemaparannya, DR Maya Rumantir menyebut Pancasila sebagai fondasi utama yang menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.
Menurutnya, harmoni kebhinekaan hanya akan tetap terawat apabila nilai-nilai Pancasila benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Ia juga menekankan peran strategis pemuka agama sebagai garda terdepan dalam menanamkan dan meneladankan nilai-nilai Pancasila.
“Nilai Pancasila sejatinya sejalan dengan ajaran agama, seperti cinta kasih, keadilan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap sesama,” ujarnya.
Maya mengingatkan, selama lebih dari delapan dekade perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila telah terbukti mampu menjadi perekat bangsa di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, untuk terus merawat semangat persatuan.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati perbedaan keyakinan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan sekitar.
“Ketika Pancasila benar-benar hidup dalam keseharian, maka toleransi, keadilan, dan persatuan tidak lagi menjadi slogan, melainkan budaya bangsa,” tutup Maya Rumantir.
(yulia)












