MONITORSULUT——Dua proyek pembangkit pumped storage yang tengah dipersiapkan PLN diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis untuk menopang ketahanan energi Indonesia dalam jangka panjang. Indonesia Sumatra Pumped Storage akan memanfaatkan Danau Toba sebagai waduk bawah dan membangun waduk atas berbentuk ring dam. Nilai investasinya diperkirakan mencapai 582 juta dolar AS.
Sementara di Pacitan, proyek Indonesia Grindulu Pumped Storage dirancang memiliki empat unit dengan total kapasitas 1.000 MW.
Investasinya diperkirakan berada di kisaran 1,08 hingga 1,3 miliar dolar AS. Kedua proyek ini juga masuk dalam skema pembiayaan Team Europe senilai 3,4 miliar euro yang fokus mendukung transformasi energi Indonesia.
Menurut Maya Rani Puspita dari PLN, keberadaan pumped storage bakal menjadi komponen penting untuk menstabilkan jaringan listrik yang semakin banyak diisi energi terbarukan.
Teknologi ini memungkinkan penyimpanan energi dalam kapasitas besar sekaligus menjaga cadangan daya pada sistem nasional.
PLN menegaskan bahwa proyek tersebut juga telah sesuai dengan arah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menempatkan energi baru dan terbarukan sebagai prioritas utama pembangunan kelistrikan ke depan.
(Yulia)













