Prodi Ilmu Bedah Faked Unsrat Gelar Re-Akreditasi Oleh LAM PT-Kes

Indeks810 Dilihat

MONITOR SULUT, MANADO-RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado berjalan sebagaimana mestinya dengan harapan dan programnya tercapai, salah satunya berkat kontribusi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah Unsrat Manado, atau istilah di RSUP Kandou, Staf Medik Pendidikan.Dimana bagian ini betul betul menyatu dengan Rumah Sakit Kandou dalam Pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun dikarenakan masih pendidikan, maka setiap pelayanan itu ada di dalam supervisi.Hal itu sampaikan Direktur Utama Rumah Sakit Kandou, Dr,dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, Saat membawakan sambutan dalam acara Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Bedah FK Unsrat Manado, oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan tinggi Kesehatan Indonesia(LAM PT-Kes) di RSUP Kandou Manado,Senin (30/01).

Dirut Jimmy Panelewen yang didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr,dr Ivonne,E Rotty,M.Kes, menyampaikan selamat datang kepada tim Assesor LAM PT-Kes, Dr,dr Muhammad Arifin Parenrengi,Sp.Bedah Saraf (K) bersama Dr,dr Yefta Moenadjat,Sp.Bedah Plastik-Rekonstruksi dan Estetis (K)

“Terima kasih kepada tim Assesor yang berkenan untuk memotret Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat selama 3 hari,”ungkap Dirut Panelewen.

Dirinya patut berbangga dimana dari sekian prodi yang ada di fakultas kedokteran,sudah melakukan Re-Akreditasi yang unggul.

“Usaha keras itu tidak akan mendustai hasil,”kata Dirut.

Panelewen menambahkan Ilmu Bedah bisa memberikan kontribusi yang besar dalam upaya pelayanan kesehatan maupun program untuk RSUP Kandou, karena pendidikan Bedahnya baik

“Salah satu Brand dari RSUP Kandou yang nantinya dimintahkan untuk Rumah Sakit Vertikal adalah pelayanan Bedah,” ujar Panelewen.

Dirinyapun menilai teman teman bagian Bedah mempunyai visi yang ingin maju, mereka ingin memposisikan diri untuk memberi kontribusi yang maksimal terhadap pelayanan di RSUP Kandou,serta akreditasi ini mempunyai nilai positif dan bermanfaat, terutama bisa merubah pola pikir mana yang baik dan tidak, pemahaman baik itu harus dikerjakan terus, sehingga menjadi kebiasaan yang harus dipelihara dan semuanya itu akan menjadi budaya.

“Menuju ke arah situ tidak semudah membalikan telapak tangan, tapi saya yakin teman teman staf pengajar bagian Bedah akan mengejar mutu budaya itu, sehingga pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin baik,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiskus Andy Silangen,Sp.B-KBD, Direktur RS Dr.J.H Awaloei, dr Abraham Talumewo,MHSM, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr,dr Billy Johnson Kepel, M,Med,SC, para Ketua Bagian dan Ketua KSM, para Koordinator Prodi PPDS-1 FK Unsrat.(Yulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *