Polres Sitaro Goes to School, Kapolres Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Siau Barat tentang Tertib Berlalu Lintas dan Bahaya Narkoba

Indeks3 Dilihat

Sitaro, Monitorsulut.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui program Polres Sitaro Goes to School. Kali ini, kegiatan edukasi menyasar siswa dan siswi SMA Negeri 1 Siau Barat yang berlangsung di aula sekolah, Kelurahan Ondong, Lingkungan II, Kecamatan Siau Barat, Selasa (20/10/2026).
Dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Ronald Andry Mauboy, S.E., S.I.K., M.I.K., dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini, sekaligus membangun karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjauhi berbagai perilaku negatif.

Dalam penyampaian materinya, AKBP Ronald Andry Mauboy menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas atau road safety coaching guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Menurutnya, pemahaman terhadap aturan lalu lintas harus ditanamkan sejak usia sekolah agar para pelajar dapat menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian kita bersama, termasuk para pelajar. Jangan menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai hal yang sepele, karena kelalaian sekecil apa pun dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” demikian pesan Kapolres kepada para siswa.

Ia menjelaskan, kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kepada siapa saja dan kerap dipicu oleh pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu, setiap pengguna jalan perlu memahami serta menaati ketentuan lalu lintas demi melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai kondisi lalu lintas saat ini, faktor-faktor penyebab kecelakaan, jenis kecelakaan yang berakibat fatal, serta berbagai ketentuan yang wajib dipatuhi oleh pengemudi kendaraan bermotor.

Kapolres turut menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan usia dan ketentuan hukum.

Selain itu, materi mencakup kewajiban pengendara sepeda motor dan pentingnya mematuhi batas kecepatan saat berkendara. Para pelajar juga diingatkan agar tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan maupun melakukan tindakan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan data kecelakaan lalu lintas untuk memberikan gambaran mengenai risiko yang dapat terjadi akibat kurangnya disiplin di jalan raya.

Usai penyampaian materi keselamatan berlalu lintas, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dibawakan oleh KBO Satresnarkoba Polres Kepulauan Sitaro, IPDA Markom Ansyu.
Dalam pemaparannya, IPDA Markom Ansyu menjelaskan pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika, ciri-ciri pengguna, serta berbagai dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan zat terlarang tersebut.

Ia juga menguraikan mengenai jaringan sindikat dan modus peredaran narkoba, faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan melalui lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya berani menolak ajakan menggunakan narkoba, membangun pergaulan yang sehat, serta memilih lingkungan pertemanan yang memberikan pengaruh positif.

Sosialisasi tersebut juga membahas risiko penggunaan rokok elektrik atau vape, termasuk potensi dampaknya terhadap kesehatan, serta ketentuan hukum yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kapolres berharap para pelajar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan dan tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan. Kesadaran untuk menjaga diri, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu dimulai dari kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan keberanian menolak ajakan yang berisiko.

Edukasi mengenai narkoba ini menjadi penting mengingat pelajar merupakan kelompok generasi muda yang perlu mendapatkan pemahaman memadai tentang bahaya narkotika, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun konsekuensi hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *