MANADO, MONITORSULUT.COM – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, meminta keberhasilan kontingen Sulut meraih juara umum Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 tidak berhenti pada perayaan kemenangan.
Menurut Gubernur, Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia yang dibawa pulang dari Manokwari harus menjadi pemacu pembinaan talenta paduan suara dan karakter generasi muda Sulawesi Utara.
Pesan itu disampaikan Yulius saat menerima kedatangan kontingen Pesparawi Sulut di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kontingen Sulawesi Utara tampil sebagai juara umum Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung di Manokwari, Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026.
Sulut meraih empat gelar champion dari berbagai kategori dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden.
Yulius menilai keberhasilan itu lahir dari proses yang panjang, mulai dari latihan, disiplin, kerja para pelatih dan pembina, hingga dukungan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Sulawesi Utara.
“Prestasi ini adalah bukti bahwa anak-anak daerah Sulawesi Utara memiliki kemampuan dan kualitas untuk bersaing, bahkan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” kata Yulius.
Ia mengatakan, capaian tersebut perlu dijadikan dorongan untuk memperluas ruang pembinaan bagi anak-anak dan generasi muda yang memiliki minat di bidang seni suara.
Bagi Yulius, kekuatan Sulawesi Utara pada ajang Pesparawi bukan semata terlihat dari trofi yang dibawa pulang, melainkan dari kemampuan menjaga tradisi paduan suara melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara turut memberikan apresiasi kepada Ketua LPPD Sulut Anik Yulius Selvanus, jajaran pengurus, peserta, pelatih, pembina, dan pendamping yang terlibat dalam persiapan kontingen.
Pesparawi Nasional XIV juga menjadi ajang pertama yang menghadirkan babak Grand Prix bagi kelompok paduan suara terbaik dari beberapa kategori utama.
Keberhasilan Sulut membawa pulang Piala Bergilir Presiden diharapkan menjadi modal untuk memperkuat pembinaan seni paduan suara, menjaga semangat kerukunan, serta membuka kesempatan lebih luas bagi talenta muda daerah untuk berprestasi di tingkat nasional.
