MONITORSULUT.COM, Manado, — Ketua Orari Daerah (ORDA) Sulawesi Utara, Capt. Eron A. Tambani, ST., M.Mar, YB8RQQ, didampingi Sekretaris ORDA Roland Aling,S.Sos, memimpin rapat koordinasi bersama pengurus ORARI lokal se-Sulut, Jumat (12/09). Agenda utama membahas tindak lanjut surat edaran ORARI Pusat tentang Jamboree On The Air (JOTA) 2025 serta pemantapan kesiapan SES 8F61SU.
Dalam pembahasan JOTA, Ketua ORDA Capt. Eron, menegaskan pentingnya koordinasi dengan Kwarda Pramuka, sementara ORARI Lokal diminta berkoordinasi dengan Kwarcab dan Kwarran. Pengusulan IAR Khusus JOTA juga wajib terkirim ke ORARI Pusat sebelum 3 Oktober 2025.
“Semua harus berjalan terorganisir, mulai dari kesiapan operator, pengaturan jadwal, hingga pengiriman log,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kegiatan SES, lima lokal yakni Manado, Bitung, Minahasa, Minut, dan Minsel sudah menyatakan siap. Jadwal operator akan diatur melalui Google Spreadsheet, dengan kewajiban setiap operator mengirim email aktif ke admin, OM Yudi YC8SZG. Daftar operator dari tiap lokal harus sudah masuk ke ORDA paling lambat Rabu, 17 September 2025.
Untuk logging, mode Phone di HF maupun VHF akan menggunakan aplikasi 2DSV Logger, kecuali untuk FT8. Seluruh hasil log operator dikumpulkan ke OM Yudi sebagai pusat pengelolaan data.
Rakor ini dihadiri pengurus ORDA Sulut bersama pengurus ORARI Lokal Manado, Bitung, Minut, Minsel, dan Minahasa.***(Bang Oppo)







