Mahasiswa dan Dosen Polimdo Wakili Indonesia pada Forum Keberlanjutan di Taiwan

MONITORSULUT,MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali tampil di forum internasional.

Seorang mahasiswa dan seorang dosen kampus vokasi tersebut menjadi delegasi pada The 4th International Student Leader Meeting on Sustainability yang berlangsung di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan, pada 14–17 Juli 2026.

Forum yang digelar bersama UI GreenMetric itu mempertemukan sekitar 50 mahasiswa dan 10 dosen pendamping dari berbagai negara untuk bertukar gagasan mengenai pembangunan berkelanjutan, mulai dari ekonomi sirkular, pengurangan emisi karbon hingga pengembangan energi ramah lingkungan.

Delegasi Polimdo terdiri atas David Pustin Oliver, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Konstruksi Bangunan Gedung, dan Dr. Steve Supit, dosen Program Studi Magister Terapan Rekayasa Perawatan dan Restorasi Bangunan Gedung.

Dalam sesi Focus Group Discussion, David bergabung pada kelompok Setting and Infrastructure yang membahas pengembangan infrastruktur hijau di lingkungan kampus.

Sementara Dr. Steve Supit dipercaya mendampingi kelompok Waste Management dengan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Selain mengikuti diskusi, seluruh peserta juga mengikuti sejumlah kegiatan lapangan. Mereka mempelajari pemanfaatan limbah kulit nanas menjadi bahan baku kertas, mengunjungi pusat penyelamatan satwa liar, serta melihat penerapan teknologi di Agricultural Machinery Center.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Deklarasi tersebut disaksikan Chairman UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, serta President NPUST, Dr.-Ing. Chin-Lung Chang.

Keikutsertaan Polimdo pada forum tersebut membuka ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai negara.

Pertemuan itu juga menjadi kesempatan memperluas jejaring kerja sama sekaligus membawa pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan pembelajaran dan kegiatan kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *