LKPJ 2025 Sulut, Gubernur Yulius Ungkap Arah Baru Pembangunan

berita terbaru, Sulut612 Dilihat

MONITORSULUT,MANADO — Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, tak sekadar memaparkan angka-angka keuangan.

Di balik laporan itu, tergambar arah baru pembangunan yang menitikberatkan pada pemerataan akses dasar hingga penguatan konektivitas global.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (25/3/2026), Gubernur menyoroti capaian strategis yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah hadirnya layanan listrik 1×24 jam di enam wilayah kepulauan—sebuah langkah yang dinilai sebagai bentuk nyata keadilan energi bagi daerah terpencil.

Tak berhenti di situ, wajah pendidikan juga mulai berubah. Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan serta revitalisasi puluhan sekolah disebut menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga mendorong Sulawesi Utara keluar dari batas domestik. Pembukaan rute penerbangan internasional Manado–Seoul dan Manado–Taipei menjadi sinyal kuat bahwa daerah ini tengah diposisikan sebagai pintu gerbang baru kawasan Asia Pasifik, baik untuk sektor logistik maupun pariwisata.

Secara fiskal, pemerintah mencatat realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target, sementara belanja daerah terserap 91,36 persen. Anggaran tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara stimulus ekonomi dan kualitas layanan publik, di tengah kebijakan efisiensi.

Intervensi di sektor pangan juga tak luput dari perhatian. Optimalisasi lahan padi seluas 2.000 hektare serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di ratusan titik menjadi strategi menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat.

Gubernur menegaskan, tantangan global dan keterbatasan fiskal tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah. Dengan pendekatan “satu komando” dan semangat kerja kolektif, ia mendorong seluruh jajaran birokrasi tetap solid dalam menjalankan program prioritas.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta unsur Forkopimda dan pejabat Pemprov Sulut.

(yulia)