Jejaring Spesialis Diperluas, FK Unsrat dan RSUP Kandou Perkuat Layanan Jantung di Morotai

berita terbaru, Manado2024 Dilihat

 

MONITORSULUT———Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat), RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, dan RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan, khususnya bidang kardiologi. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata memperluas jejaring pendidikan dokter spesialis ke daerah yang kekurangan tenaga ahli.
Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di RSUP Kandou Manado, Kamis (04/12), dihadiri tiga pemimpin institusi. Dekan FK Unsrat, Dr. dr. Billy Kepel, M.Med.Sc, Sp.KKLP; Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS; serta Direktur Utama RSUD Morotai, dr. Christie Kartika S. Mamarimbing, hadir sebagai pihak yang bekerja sama.
Dalam sambutannya, Prof. Starry Rampengan menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting bagi pendidikan dokter spesialis di Indonesia Timur. Ia menekankan harapan agar lebih banyak disiplin ilmu yang bisa terlibat, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Semoga semakin banyak bidang yang ikut berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morotai, memperkaya kompetensi peserta PPDS, dan memberi dampak nyata di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Morotai, dr. Christie Mamarimbing, menggambarkan beratnya tantangan layanan spesialistik di daerah kepulauan. Meski memiliki peralatan memadai seperti Echo, Treadmill, CT Scan 128 slice, hingga pembangunan Cath Lab, keberadaan dokter spesialis masih sangat terbatas.
“Di musim ombak, perjalanan rujukan bisa memakan waktu dua jam dengan speedboat, dan jika mesin bermasalah bisa hanyut sampai perairan Jepang. Alternatif lain hanya pesawat atau feri. Karena itu, peningkatan layanan di periferi seperti Morotai sangat mendesak,” jelasnya.
Ia menyebut kerja sama ini membawa harapan baru bagi masyarakat setempat. “Kami berharap nama RSUP Kandou dan FK Unsrat menjadi berkat bagi Morotai. Ini awal dari upaya panjang memperkuat layanan spesialistik di daerah kami.”
Dekan FK Unsrat, Dr. Billy Kepel, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari misi institusi untuk memperluas pendidikan dokter spesialis ke luar Sulawesi Utara. Menurutnya, kapasitas pendidikan FK Unsrat terus berkembang pesat.
“Saat ini kami memiliki sepuluh program PPDS dan akan terus bertambah. Kami ingin memastikan Indonesia Timur tidak selalu bergantung pada Pulau Jawa dalam penyediaan dokter spesialis,” tegasnya. Ia juga berharap jejaring pendidikan ini berkembang ke lebih banyak daerah dan disiplin ilmu.
Acara penandatanganan turut dihadiri jajaran manajemen RSUP Kandou, termasuk Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas, Dr. dr. Erwin Kristanto, SH., Sp.FM(K), serta para dokter spesialis dan civitas akademika.
Kolaborasi tiga institusi ini diharapkan mampu memperkuat layanan medis di kawasan kepulauan, sekaligus memberikan pengalaman klinik yang lebih luas bagi peserta PPDS yang ditempatkan di Morotai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *