MONITORSULUT,MANADO, – Puncak HIJRAH Sulut Fest 2026 di Atrium Megamall Manado tak hanya berbicara ekonomi syariah, tetapi juga kepedulian lingkungan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, memperkenalkan program HIKMAH Hijaukan Ramadhan Berkah yang mengajak masyarakat menukar lima botol plastik bekas dengan voucher makan di tenant UMKM.
Targetnya, 4.000 botol plastik terkumpul untuk diolah menjadi produk bernilai jual melalui kerja sama dengan Bank Sampah Induk Likupang dan komunitas wirausaha daerah.
“Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tapi juga sosial dan lingkungan. Ekonomi syariah harus inklusif dan hijau,” kata Joko.
Selain itu, program RAHMANI mendorong transaksi QRIS minimal Rp1.447 untuk mendapatkan voucher makan senilai Rp25 ribu.
Hasil penjualan dialokasikan untuk mendukung wakaf produktif.
Tak kalah penting, layanan penukaran uang baru SERAMBI mencatat realisasi Rp12,73 miliar hingga 26 Februari 2026, memastikan kebutuhan uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri terpenuhi.
HIJRAH Sulut Fest 2026 menjadi simbol kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem halal, inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
(Yulia)








