MONITORSULUT,MANADO, Atrium Megamall Manado menjadi pusat penguatan UMKM berbasis syariah dalam puncak HIJRAH Sulut Fest 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara.
Kepala BI Sulut, Joko Supratikto, mengatakan festival ini dirancang sebagai wadah konkret memperluas ekosistem halal dan inklusi keuangan di daerah, Sabtu (28/02).
Salah satu fokus utama adalah program SERUMA yang memfasilitasi konsultasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM.
BI juga menggelar kompetisi pendamping halal sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya percepatan sertifikasi produk.
Tak berhenti di aspek legalitas, BI Sulut menggandeng OJK dan sejumlah perbankan,BRI, BNI, Mandiri, BSG hingga PNM,untuk business matching pembiayaan yang diikuti 80 pelaku UMKM.
“Tujuannya agar UMKM tidak hanya halal, tapi juga bankable dan naik kelas,” ujar Joko.
Program RAHMANI turut mendorong transaksi QRIS dengan insentif voucher belanja UMKM. Sementara digitalisasi wakaf melalui program WAFA diarahkan mendukung usaha produktif pesantren di Manado dan Tomohon.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak 18 Februari hingga 15 Maret 2026 dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih inklusif.
(Yulia)






