MONITOR SULUT – Kabar baik bagi masyarakat Kota Manado. Pembenahan Lapangan Jambore dan Lapangan GPI kini telah memasuki tahap akhir dan segera bisa dimanfaatkan secara luas oleh publik.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonix Saweho, saat diwawancarai awak media, Rabu (28/1/2026).
Bonix mengungkapkan bahwa progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 99 persen.
“Secara fisik pekerjaan sudah hampir selesai. Tinggal tahap finishing, kebersihan, dan pembenahan kecil lainnya,” ujarnya.
Untuk mendukung revitalisasi dua fasilitas olahraga tersebut, Pemerintah Kota Manado mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,3 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan.
Rinciannya, Rp1,1 miliar untuk Lapangan Jambore dan Rp1,2 miliar untuk Lapangan GPI.
Lebih jauh, Bonix menegaskan bahwa keberadaan lapangan ini bukan hanya diperuntukkan bagi aktivitas olahraga semata, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan positif. Tapi kami juga berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat, agar sarana dan prasarana yang sudah dibangun pemerintah tidak dirusak,” tegasnya.
Terkait rencana peresmian, Bonix mengatakan pihaknya masih akan melakukan konsultasi dengan pimpinan daerah.
“Soal launching atau peresmian, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan,” katanya.
Untuk operasional harian, Dispora tidak membatasi jam penggunaan secara ketat, selama tidak mengganggu ketertiban lingkungan sekitar. Selain itu, pemerintah juga berencana menempatkan petugas khusus di area Lapangan Jambore guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Pemerintah Kota Manado berharap, dengan hadirnya Lapangan Jambore dan Lapangan GPI yang lebih representatif, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi ikon baru serta ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat sekitar. (Bobby Londa)












