Bupati Thungari Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Wilayah Kepulauan Sangihe

Sangihe12 Dilihat

MONITORSULUT,Sangihe- Tantangan geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan dinilai membutuhkan peran koperasi yang kuat dan terorganisasi. Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat membuka Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulawesi Utara, di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Senin (26/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Thungari menekankan pentingnya sinergi antara gerakan koperasi dan pemerintah daerah agar koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses distribusi dan logistik.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Dekopinwil Sulawesi Utara yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan koperasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurut Thungari, Musyawarah Daerah Dekopinda tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi untuk memperkuat peran koperasi dalam memperjuangkan kepentingan ekonomi masyarakat di tingkat daerah.

“Dekopinda memiliki fungsi strategis sebagai wadah koordinasi gerakan koperasi sekaligus mitra pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada koperasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Thungari menjelaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki 145 kampung dan 22 kelurahan yang tersebar hingga wilayah kepulauan seperti Tatoareng, Marore, dan Nusa Tabukan, yang sebagian besar harus dijangkau melalui jalur laut.

“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal distribusi barang dan logistik. Karena itu, koperasi harus hadir sebagai solusi ekonomi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap terbangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, Dekopinda, dan Dekopinwil, guna memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Moy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *