Akreditasi Unggul Polimdo Jadi Motor Transformasi Mutu dan Daya Saing Lulusan

MONITORSULUT, MANADO—–
Pencapaian akreditasi unggul oleh tiga program studi di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga menegaskan arah transformasi kampus dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan industri.

Tiga program studi yang berhasil meraih status tertinggi tersebut berasal dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro.

Khusus di Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Teknik Informatika jenjang Sarjana Terapan memperoleh akreditasi unggul dari LAM INFOKOM pada 21 April 2026.

Ketua Jurusan Teknik Elektro, Marson Budiman, SST., MT., menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penerapan sistem penjaminan mutu yang konsisten, terutama melalui siklus PPPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Menurutnya, pendekatan tersebut bukan sekadar formalitas dalam proses akreditasi, melainkan menjadi fondasi utama dalam memastikan seluruh aktivitas akademik berjalan terukur dan berkelanjutan.

“Akreditasi unggul harus mencerminkan kualitas nyata, bukan hanya kelengkapan dokumen. Karena itu, seluruh unit kerja, mulai dari pimpinan hingga staf, terlibat aktif dalam menjaga standar mutu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa budaya mutu di lingkungan kampus kini semakin diperkuat, mencakup seluruh aspek mulai dari proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga sistem pengendalian dan evaluasi internal.

Lebih jauh, keberhasilan ini juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif dan siap kerja. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah kemampuan lulusan untuk terserap di dunia kerja dalam waktu relatif singkat setelah menyelesaikan studi.

“Target kami bukan hanya unggul di atas kertas, tetapi bagaimana lulusan mampu berkarya di industri, bahkan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan,” tambahnya.

Dari perspektif eksternal, akreditasi unggul turut memperkuat kepercayaan dunia industri terhadap kualitas lulusan Polimdo. Status tersebut kerap menjadi salah satu pertimbangan penting bagi perusahaan dan instansi dalam merekrut tenaga kerja.

Meski demikian, hasil evaluasi dari LAM INFOKOM juga memberikan sejumlah catatan strategis, khususnya terkait penguatan capaian hingga level internasional. Saat ini, capaian institusi masih berada pada skala nasional dan regional.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Polimdo mulai memperluas jejaring kerja sama, termasuk dengan mitra luar negeri.

Langkah ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa sekaligus adaptasi terhadap perkembangan teknologi global.

“Kolaborasi internasional menjadi kunci agar kita tidak tertinggal. Dunia pendidikan harus selaras dengan dinamika industri yang terus berkembang,” jelas Marson.

Capaian ini sekaligus menjadi pemicu bagi program studi lain di lingkungan Jurusan Teknik Elektro untuk mempersiapkan proses akreditasi berikutnya. Pada Agustus 2026 mendatang, jurusan ini dijadwalkan kembali menjalani akreditasi dengan skema berbeda, serta melibatkan dua lembaga akreditasi mandiri, yakni LAM INFOKOM dan LAM Teknik.
Pihak jurusan pun telah membentuk tim khusus untuk memperkuat kesiapan, terutama pada bidang kompetensi kelistrikan di program DIII dan DIV.

Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menyambut positif capaian tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia menilai keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa Polimdo berada di jalur yang tepat dalam membangun institusi yang unggul dan adaptif.

Dengan capaian ini, Polimdo tidak hanya mempertegas reputasi akademiknya, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

(Yulia**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *