Sterilisasi Pelabuhan Manado Jadi Sorotan, TAG Koordinasi dengan Pelindo dan KSOP

MANADO, Monitorsulut.Com — Penerapan aturan sterilisasi di Pelabuhan Manado menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi Tim Ahli Gubernur (TAG) Sulawesi Utara bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan tersebut melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), General Manager Pelindo Manado, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara, serta Kapolsek Pelabuhan.

Informasi yang diterima MonitorSulut.com, rapat itu membahas konten yang viral mengenai aturan baru di Pelabuhan Manado sekaligus mengoordinasikan upaya mencari solusi terbaik atas persoalan yang berkembang.

Empat perwakilan TAG yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Moktar Parapaga, Samuel Patabang, Jantje Lantu, dan Januardo Binilang.

Polemik aturan sterilisasi pelabuhan mencuat seiring penerapan penataan kawasan dermaga yang berkaitan dengan aktivitas penumpang. Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian ialah larangan pembelian tiket di atas kapal.

Dalam penjelasan melalui siaran pers, Pelindo menyatakan penataan tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan penumpang.

Pelindo juga menyoroti pentingnya kesesuaian data penumpang dengan manifest resmi kapal.

Di sisi lain, penerapan aturan tersebut menjadi perhatian masyarakat pengguna jasa pelabuhan.

Informasi yang diterima MonitorSulut.com juga menyebut adanya rencana demonstrasi pada 2 November 2026 terkait persoalan aturan Pelabuhan Manado.

Rapat koordinasi TAG bersama instansi terkait berlangsung sebelum tanggal rencana aksi tersebut.

Namun, belum ada keterangan terperinci mengenai hasil akhir rapat, termasuk apakah terdapat kesepakatan untuk mengubah atau mempertahankan ketentuan yang berlaku.

Perkembangan persoalan ini masih dinantikan, terutama terkait bagaimana penerapan aturan keselamatan dapat berjalan tertib tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat yang menggunakan layanan transportasi laut dari dan menuju wilayah kepulauan Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *