Gubernur Yulius Tegaskan Data Karhutla Harus Satu Pintu dan Akurat

MONITORSULUT,MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menegaskan seluruh data terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus memiliki sumber yang sama dan tidak boleh berbeda-beda antarinstansi.

Penegasan itu disampaikan Yulius dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Bumi Beringin, Manado, Rabu (26/8/2026).

Menurut Gubernur Yulius, kesamaan data sangat penting agar pemerintah memiliki gambaran yang benar mengenai kondisi karhutla, termasuk sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Sulawesi Utara.

“Data harus sama. Jangan membawa data masing-masing. Harus satu pintu,” tegas Gubernur Yulius.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla untuk saling berkoordinasi dalam pengumpulan maupun penyampaian data.

Yulius mengingatkan, perbedaan data dapat menyebabkan informasi mengenai kondisi di lapangan menjadi tidak akurat. Karena itu, setiap data yang digunakan harus terlebih dahulu dikoordinasikan dan dipastikan kebenarannya.

Ia mencontohkan, jangan sampai suatu wilayah dalam satu data tercatat memiliki 15 titik, sementara setelah dilakukan pengecekan di lapangan ternyata hanya terdapat lima titik.

“Jangan sampai dicek Manado di data 15, padahal cuma 5,” ujarnya.

Karena itu, Gubernur meminta agar data sebaran hotspot benar-benar akurat dan dapat menjadi acuan bersama dalam menentukan langkah penanganan.

“Data sebaran hotspot harus akurat,” tegasnya.

Gubernur Yulius menilai, koordinasi antarpihak menjadi kunci agar tidak terjadi perbedaan informasi. Dengan menggunakan data yang sama, pemerintah dapat lebih cepat menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan serta mengarahkan sumber daya secara tepat.
Ia pun meminta seluruh unsur terkait untuk tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menangani persoalan karhutla.

“Harus saling koordinasi. Data kita harus satu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *