Gubernur Yulius: GMIBM Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Sulawesi Utara

BOLAANG MONGONDOW, MONITORSULUT.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, tidak hanya melalui pelayanan kerohanian, tetapi juga di bidang pendidikan, sosial, pembinaan generasi muda, hingga pemberdayaan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Sinode ke-60 GMIBM yang digelar di GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi pelaksanaan Sidang Sinode ke-60 GMIBM dan berharap seluruh agenda persidangan berlangsung tertib serta menghasilkan keputusan yang mampu memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberi kontribusi bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Menurutnya, di tengah tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga persoalan sosial, gereja memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral yang menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan harapan di tengah masyarakat.

“Pelayanan GMIBM selama ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, pelayanan harus terus berkembang agar tetap mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kebenaran firman Tuhan,” ujar Gubernur.

Ia juga menilai Sidang Sinode bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi menjadi forum untuk melakukan evaluasi pelayanan sekaligus menyusun arah kebijakan gereja yang lebih relevan terhadap kebutuhan umat dan perkembangan zaman.

Selain itu, Gubernur berharap proses pemilihan Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIBM dapat berlangsung dengan mengedepankan hikmat, persatuan, dan semangat pelayanan sehingga menghasilkan pemimpin yang berintegritas serta memiliki komitmen melayani jemaat.

Di akhir sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus memperkuat kolaborasi dengan GMIBM. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.

Ia mengajak seluruh keluarga besar GMIBM untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, harmonis, dan berkelanjutan dengan menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *