MONITORSULUT,MANADO — Mahasiswa Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado (Polimdo) didorong untuk mengasah kemampuan langsung di lapangan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Program ini diharapkan menjadi jembatan antara pembelajaran di kampus dengan tuntutan dunia industri pariwisata.
Pelepasan mahasiswa PKL dilakukan langsung Direktur Polimdo Dra. Mareyke Alelo, MBA di Kantor Pusat Polimdo, Jumat (30/1/2026).
Mahasiswa yang mengikuti PKL berasal dari sejumlah program studi di Jurusan Pariwisata, yakni D4 Manajemen Perhotelan, D3 Pariwisata, D3 Ekowisata Bawah Laut, serta D3 Usaha Perjalanan Wisata.
Dalam arahannya, Mareyke menegaskan bahwa PKL merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Menurutnya, pengalaman kerja langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan profesionalitas mahasiswa sebagai calon tenaga kerja di sektor pariwisata.
“Mahasiswa adalah generasi terbatas dan harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan, PKL bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kesempatan untuk mempertemukan mahasiswa dengan realitas dunia kerja yang sesungguhnya.
Karena itu, mahasiswa diminta mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di industri pariwisata.
“Tingkatkan kemampuan menghadapi tantangan industri,” kata Mareyke.
Melalui program PKL tersebut, Polimdo berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.
(Yulia)






