MONITOR SULUT, — Triwulan pertama januari sampai maret hampir 2.5 triliun target tercapai, sehingga di akhir tahun ditargetkan 10 triliun maka angka ini jauh dari target nasional untuk PTSP RI hanya Rp 3,7 Triliun.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) dan PTSP Daerah Provinsi Sulut, Henry Kaitjili sesuai berbuka puasa bersama jips Sulut, rabu (06/06) kemarin.
” Sampai saat ini masih ada perusahaam yang mendata namun tak melapor terutama penanaman modal dalam negeri, padahal kalau melapor akan mengenjot investasi.
Dari triwulan melihat peningkatan dimana dengan melapor investasi maka ada image bagus sehingga iklim investasi kondusif dan baik,” tandas Katjili.
Ditambahkannya, saat ini PTSP Soal perijinan sudah mempersingkat perijinan dimana kalau pergub lama 18/2014 prosesnya panjang dengan pergub 5 /2018 diberikan wewenang untuk menjadi satu pintu. Dan pelimpahan wewenang sehingga ijin di satu pintu jelas ada 260 perijinan yang sudah digabung.
“Tak ada istilah mengambil kewenangan SKPD lain, namun pelayanannya akan ditempatkan disini atau disatukan. Dimana pembenahan sektor pelayanan dan SDM sampai saat ini tak ada kendala yang ada hanya pelaku usaha karena dokumen tak lengkap,” tegass Katjili.e
Ditambahkannya sektor lain memudahkan masyarakat dengan website bagaimana mengajukan investasi secara online. (stv)












