MONITORSULUT—— Komitmen pelayanan berbasis kemanusiaan ditunjukkan pimpinan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dengan turun langsung memantau kondisi pasien terdampak banjir yang berasal dari Kepulauan Sitaro.
Empat warga yang menjadi korban bencana alam tersebut saat ini dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Kandou.
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, menyampaikan bahwa langkah cepat rumah sakit dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat akibat bencana.
Menurutnya, seluruh korban bencana wajib memperoleh layanan kesehatan secara maksimal tanpa dibatasi persoalan administratif. Dalam kondisi tertentu, kelengkapan dokumen bukanlah hal yang utama dibandingkan keselamatan jiwa pasien.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan pasien tertangani dengan baik dan kondisinya terus dipantau. Urusan administrasi bisa menyusul,” ujarnya.
Ia juga meminta tenaga medis dan petugas kesehatan di ruang gawat darurat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan yang mengedepankan empati, sehingga pasien dan keluarga merasa aman dan diperhatikan.
Menurut Prof Rampengan RSUP Kandou selalu hadir bagi masyarakat dalam situasi krisis, termasuk bencana alam, dengan memberikan layanan cepat, tepat, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
(Yulia*)
