Transformasi Digital Kandou Dipercepat, Sistem Rekam Medis Elektronik Dapat Apresiasi Kemenkes

MONITORSULUT,JAKARTA — Upaya digitalisasi layanan kesehatan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado terus diperkuat. Rumah sakit rujukan di Sulawesi Utara itu kini fokus mengoptimalkan integrasi data kesehatan melalui platform nasional Satu Sehat sebagai bagian dari transformasi menuju konsep Smart Hospital.

Langkah tersebut dibahas langsung Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, dalam pertemuan bersama Ketua Tim Kerja Informasi Kesehatan Lanjutan dan Bioteknologi Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan RI, Haidar Istiqlal, S.Kom, MARS, di Jakarta, Jumat (6/3).

Dalam pertemuan itu, Dirut Starry didampingi Kepala Instalasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), Patrick M. Andries, ST, MBA, QWP, CEH, membahas sejumlah strategi penguatan sistem digital, termasuk optimalisasi integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) dengan platform nasional Satu Sehat.

Tim Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan juga memberikan arahan teknis kepada manajemen rumah sakit untuk mempercepat proses transformasi digital layanan kesehatan di RSUP Kandou.

Ketua Tim Kerja Informasi Kesehatan Lanjutan DTO Kemenkes, Haidar Istiqlal, mengapresiasi capaian RSUP Kandou dalam penerapan Rekam Medis Elektronik serta konsistensi pengiriman data kesehatan ke platform nasional tersebut.

Ia menjelaskan, RME merupakan sistem digital yang memungkinkan fasilitas pelayanan kesehatan menyimpan dan mengelola data pasien secara elektronik, mulai dari riwayat penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium hingga resep obat.
Menurutnya, sistem ini menggantikan pencatatan berbasis kertas sehingga mempermudah integrasi data kesehatan secara nasional.

“Dengan kualitas data yang semakin baik serta pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence, rumah sakit akan lebih mudah melakukan analisis data kesehatan, meningkatkan efisiensi layanan, serta mempercepat pengambilan keputusan klinis,” ujar Haidar.

Sementara itu, Dirut RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, menegaskan bahwa penguatan integrasi Satu Sehat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ekosistem layanan kesehatan digital di rumah sakit tersebut.

Melalui integrasi data kesehatan yang lebih optimal, RSUP Kandou menargetkan dapat mewujudkan konsep Smart Hospital dalam beberapa tahun ke depan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

(Yulia)