Tim Kolintang Pemuda GMIM Bethel Winangun Raih Juara 1 di FSPG 2025 Wilayah Tondano 5

berita terbaru, Manado3041 Dilihat

MONITORSULUT.COM, TONDANO — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Pemuda GMIM Bethel Winangun. Tim Kolintang mereka sukses meraih Juara 1 Lomba Kolintang dalam ajang Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) 2025, yang digelar di Wilayah Tondano 5, GMIM Kanaan Kulo, Jumat (24/10/2025).

Penampilan memukau dari tim kolintang ini berhasil mencuri perhatian para juri dan penonton. Harmoni musik yang rapi, penjiwaan lagu yang kuat, serta kekompakan antar-pemain menjadi kunci keberhasilan mereka dalam ajang bergengsi tersebut.

Tim Kolintang Pemuda GMIM Bethel Winangun beranggotakan para pemuda berbakat yang tampil energik dan penuh semangat, yakni Sella dan Mita (vokalis), Rexy (juk), Mikha (melodi 1), Yoshi (solo), Cinta (melodi 2), Achel (gitar 1), Ariel (gitar 2), Geby (benjo 1), Andreino (benjo 2), dan Kato (bass).

Kemenangan ini menjadi bukti nyata semangat pelayanan dan kreativitas generasi muda GMIM Bethel Winangun dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya gerejawi, khususnya musik kolintang yang merupakan warisan budaya khas Sulawesi Utara.

Ketua Pemuda GMIM Bethel Winangun, Shella Runtu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh anggota tim atas kerja keras dan komitmen mereka.

“Kami bersyukur kepada Tuhan atas hasil yang luar biasa ini. Semua ini adalah buah dari kerja keras, kekompakan tim, dan dukungan doa dari seluruh jemaat,” ujar Shella.

Tak berhenti sampai di situ, Pemuda GMIM Bethel Winangun juga akan melanjutkan perjuangan mereka dalam ajang lomba Band pada Sabtu (25/10) dan Choir pada Minggu (26/10), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan FSPG 2025.

Untuk diketahui, Pemuda GMIM Bethel Winangun telah mencatatkan prestasi luar biasa dengan tiga kali berturut-turut meraih Juara 1 Seri S Choir dalam kompetisi tingkat sinode

Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) merupakan ajang tahunan yang mempertemukan talenta-talenta muda GMIM dari berbagai wilayah untuk berkompetisi sekaligus memuliakan nama Tuhan melalui seni, musik, dan budaya gerejawi. (qqrex)