Tekan Beban Listrik, Polimdo Pasang Lampu Surya di Gereja

MANADO, MONITORSULUT —-Pemanfaatan energi matahari mulai diterapkan di lingkungan rumah ibadah. Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Teknik Elektro memasang lampu bertenaga surya di GMIM Viadolorosa Kairagi 2 Manado.

Kegiatan yang berlangsung 26 Agustus hingga 5 September 2026 ini mengangkat program Instalasi dan Edukasi Pemanfaatan Energi Surya sebagai Upaya Efisiensi Biaya Listrik di GMIM Viadolorosa Kairagi 2 Manado.

Tak hanya melakukan pemasangan perangkat, tim Polimdo juga memberikan edukasi kepada pegawai gereja mengenai penggunaan energi terbarukan, termasuk cara kerja serta perawatan perangkat agar dapat digunakan secara optimal.

Tim pengabdian terdiri dari Herry Langi, Ali Ramschie, Ronny Katuuk, Johan Makal, Natanael Bijang, Edwin Lumenon, Anthoinete Waroh, Fanny Doringin, Stephy Walukow, Josephin Sundah, Ottopianus Melolo, Eliezer Rongre, Marike Kondoj dan Yoice Putung, bersama mahasiswa Teknik Elektro.

Dalam proses pemasangan, mitra kegiatan Reflin Kaparang juga terlibat langsung dalam pemasangan lampu yang memanfaatkan tenaga matahari.

Pemanfaatan energi surya tersebut diharapkan dapat membantu gereja mengelola kebutuhan listrik secara lebih efisien sekaligus menjadi alternatif untuk menekan beban biaya penggunaan listrik.

Selain manfaat dari sisi penggunaan energi, kehadiran teknologi tersebut juga diharapkan menjadi contoh sederhana pemanfaatan energi bersih yang bisa dikembangkan di lingkungan gereja maupun masyarakat sekitar.

Bagi Polimdo, kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi yang selama ini dipelajari di lingkungan kampus dibawa langsung untuk menjawab kebutuhan di tengah masyarakat.

Program ini sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa dan dosen Teknik Elektro Polimdo dalam memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan secara langsung, bukan hanya melalui pembelajaran di ruang kelas.

Dengan adanya instalasi tersebut, GMIM Viadolorosa Kairagi 2 kini memiliki contoh pemanfaatan energi matahari yang dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membuka peluang pengembangan energi terbarukan di lingkungan rumah ibadah.