Tambahan Mesin Pembangkit Tiba di Sangihe, Bupati Thungari: Pemadaman Bergilir Segera Teratasi

Sangihe3782 Dilihat

MONITORSULUT,Sangihe- Upaya meningkatkan pasokan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dilakukan. Satu unit mesin pembangkit listrik berkapasitas 800 kilowatt (KW) kini telah tiba di PLTD Soataloara I pada Jumat (13/3/2026).

Kedatangan mesin pembangkit tersebut dipantau langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Menurut Bupati Michael Thungari, mesin yang baru tiba ini merupakan bagian dari program penambahan lima unit pembangkit listrik baru yang masing-masing memiliki kapasitas 800 KW. Sementara itu, empat unit lainnya saat ini telah berada di Pelabuhan Amurang dan tinggal menunggu proses pengiriman menuju Sangihe.

“Mesin yang tiba hari ini merupakan satu dari lima unit yang direncanakan. Empat unit lainnya sudah berada di Pelabuhan Amurang dan akan segera dikirim menggunakan kapal penyeberangan karena pengangkutannya menggunakan truk besar,” jelas Thungari.

Ia memperkirakan seluruh mesin tersebut akan tiba di Sangihe dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Mesin pembangkit yang didatangkan merupakan unit baru dengan desain seperti kontainer sehingga proses instalasinya lebih praktis dan tidak membutuhkan pembangunan rumah mesin permanen.

“Bentuknya seperti kontainer, sehingga setelah diturunkan tinggal disambungkan dengan instalasi bahan bakar dan jaringan listrik, kemudian dapat langsung dioperasikan,” ujarnya.

Jika seluruh mesin telah terpasang, total tambahan daya yang dihasilkan diperkirakan mencapai 4.000 KW. Penambahan ini diyakini mampu meningkatkan pasokan listrik hingga sekitar 40 persen dari kebutuhan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dengan adanya tambahan daya tersebut, pemerintah daerah optimistis persoalan pemadaman listrik bergilir yang selama ini sering terjadi dapat segera diatasi.

“Dengan tambahan kapasitas ini, kita berharap pemadaman bergilir tidak lagi terjadi. Pemadaman kemungkinan hanya terjadi jika ada gangguan teknis seperti pohon tumbang atau cuaca ekstrem,” kata Thungari.

Ia juga menegaskan bahwa tambahan mesin pembangkit harus diikuti dengan peningkatan pelayanan dari pihak Perusahaan Listrik Negara agar stabilitas listrik di wilayah kepulauan tersebut dapat terus terjaga.

Dalam rencana penempatannya, tiga unit mesin pembangkit akan dipasang di Tahuna, sementara dua unit lainnya ditempatkan di wilayah Peta. Meski berada di lokasi berbeda, seluruh unit pembangkit tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan listrik masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Sangihe.

Thungari menambahkan bahwa kedatangan mesin baru ini menjadi hal yang cukup istimewa bagi daerahnya. Pasalnya, selama ini Sangihe lebih sering menerima mesin pembangkit bekas dari daerah lain.

“Selama ini kita sering mendapatkan mesin bekas dari daerah lain. Kali ini Sangihe memperoleh mesin yang benar-benar baru, sehingga kita berharap dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Moy)