MONITORSULUT,MANADO – Sekolah Tinggi Bisnis dan Manajemen (STBM) Dua Sudara Bitung kembali menorehkan langkah penting dalam perjalanan pendidikan tinggi di Sulawesi Utara.
Melalui Wisuda Sarjana IX yang digelar di Ballroom Grand Kawanua Manado, Jumat (26/6), kampus tersebut secara resmi melepas lulusan baru untuk memasuki dunia profesional, usaha, maupun pengabdian di tengah masyarakat.
Prosesi wisuda dipimpin Ketua STBM Dua Sudara, Stephanie M. Tooy, SE, MM, dan turut dihadiri Ketua Yayasan STBM Dua Sudara, Alfrets Salindeho, SE, MM, perwakilan Pemerintah Kota Bitung Djefry Wowiling, MSi, serta perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).
Bagi Yayasan STBM Dua Sudara, wisuda bukan sekadar penyerahan ijazah atau penanda berakhirnya masa kuliah. Momentum tersebut menjadi titik awal bagi para sarjana baru untuk menunjukkan kemampuan, karakter, dan tanggung jawab dalam menghadapi persaingan yang semakin dinamis.
Ketua Yayasan STBM Dua Sudara, Alfrets Salindeho, mengatakan para lulusan perlu memandang ilmu yang diperoleh selama kuliah sebagai modal penting untuk terus berkembang. Ia berharap lulusan STBM Dua Sudara tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang, membangun usaha, serta memberi solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Kelulusan ini adalah awal dari perjalanan yang lebih besar. Ijazah harus dibuktikan melalui kemampuan, integritas, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Kami berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberi dampak positif di mana pun mereka berada,” ujar Salindeho.
Menurutnya, dunia kerja dan dunia usaha kini bergerak cepat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keberanian mengambil peluang, kemampuan bekerja sama, serta kepekaan melihat persoalan di sekitarnya.
Salindeho berharap sarjana STBM Dua Sudara dapat mengambil peran dalam mendorong kemajuan Kota Bitung, Sulawesi Utara, bahkan Indonesia. Ia menilai generasi muda yang memiliki pendidikan, semangat berwirausaha, dan karakter kuat akan menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin lulusan STBM Dua Sudara hadir sebagai generasi yang membawa nilai, bukan hanya mencari posisi. Mereka harus mampu menjadi pelaku perubahan, membuka lapangan kerja, mengembangkan potensi daerah, dan ikut membangun masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak lahir dari perjuangan pribadi semata. Ada peran orang tua, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur kampus yang ikut mendampingi proses pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan studi.
Atas hal itu, Salindeho menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika STBM Dua Sudara yang selama ini mengambil bagian dalam pembentukan kualitas lulusan.
“Terima kasih kepada pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, dan semua pihak yang telah memberikan dedikasi, perhatian, serta pendampingan kepada mahasiswa. Keberhasilan hari ini adalah hasil kerja bersama,” ucapnya.
Ke depan, Yayasan STBM Dua Sudara berkomitmen terus mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kampus agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Penguatan kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, serta pembukaan akses pendidikan bagi generasi muda menjadi perhatian utama yayasan.
Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui program bantuan pendidikan, termasuk beasiswa yayasan dan beasiswa prestasi bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Program itu diharapkan dapat membantu lebih banyak anak muda melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terhambat keterbatasan ekonomi.
“Kami berharap akses pendidikan tinggi semakin terbuka. Anak-anak muda yang memiliki semangat dan potensi harus diberi ruang untuk berkembang. Beasiswa menjadi salah satu jalan agar mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Salindeho.
Wisuda Sarjana IX STBM Dua Sudara berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan, disaksikan keluarga wisudawan, civitas akademika, dan para tamu undangan. Di balik toga dan ijazah yang diterima, tersimpan harapan besar agar para lulusan mampu melangkah dengan percaya diri, membawa nama baik almamater, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
