MONITORSULUT,MANADO – Dinas Padam Kebakaran Kota Manado,Sulawesi Utara mencatat telah terjadi 73 peristiwa kebakaran dari Januari hingga 02 November 2022.
“Dari Januari sampai sekarang sudah ada 73 kejadian yang tersebar di semua kecamatan, Penyebabnya bermacam-macam,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Supryatna, Selasa (02/11) di ruang kerjanya.
Ia mengatakan tingginya peristiwa kebakaran pada tahun ini disebabkan cuaca ekstrim yang panas yang terjadi waktu lalu, korsleting, alat pemasak serta kelalaian anak-anak yang bermain api.

Selain itu juga disebabkan pembakaran sampah yang tidak diawasi sehingga bara api yang tertiup angin menjadi api yang membesar.
Ia mengatakan dari 73 peristiwa kebakaran yang terjadi hingga Oktober 2022 itu yang paling banyak terbakar adalah rumah dan berada di Kecamatan Malalayang
“Yang banyak terbakar sejak awal Januari lalu adalah rumah, dan dari sebelas Kecamatan yang ada, Kecamatan Malalayang paling sering terjadi peristiwa kebakaran,” kata dia.
Ia mengatakan untuk mengantisipasi terus bertambahnya jumlah peristiwa kebakaran di Kota Manado, pihaknya terus melakukan sosialisasi terhadap ibu-ibu rumah tangga terkait pencegahan dan penanganan kebakaran.
Pihaknya juga merekrut puluhan relawan pemadam kebakaran yang berasal dari Kelurahan untuk perpanjangan tangan terkait sosialisasi pencegahan, pemadaman, evakuasi korban serta membantu mensterilkan lokasi kebakaran.(yulia)