MONITORSULUT, MANADO — Di tengah situasi darurat akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara, respons cepat tak hanya datang dalam bentuk bantuan kemanusiaan, tetapi juga kepastian layanan publik tetap berjalan.
Bank Mandiri memilih bergerak di dua lini sekaligus,menyalurkan bantuan dan menjaga stabilitas layanan perbankan.
Melalui program Mandiri Tanggap Bencana, bantuan logistik langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kota Ternate. Penyaluran ini difokuskan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga di masa tanggap darurat.
Regional CEO Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, Nunung Andreas Wisnu, menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami bersama relawan Mandirian terus memperkuat sinergi dengan BPBD, otoritas, dan pemerintah daerah agar distribusi bantuan berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (2/4).
Tak berhenti pada penyaluran bantuan, perseroan juga menyiagakan relawan tanggap darurat yang siap turun langsung ke lokasi terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam membantu pemulihan masyarakat.
Di sisi lain, keberlangsungan layanan keuangan tetap menjadi perhatian utama. Bank Mandiri memastikan operasional kantor cabang, ATM, hingga kanal e-channel di wilayah terdampak tetap berjalan normal pascagempa. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.
Layanan digital seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant juga dipastikan tetap dapat diakses oleh nasabah. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga aktivitas transaksi masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi krisis.
Nunung menambahkan, kehadiran Bank Mandiri di tengah bencana bukan hanya sebatas layanan finansial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Kami berupaya menjaga layanan tetap andal agar kebutuhan transaksi nasabah dan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.
Langkah simultan antara bantuan kemanusiaan dan penjagaan layanan ini menjadi cerminan strategi terintegrasi Bank Mandiri sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
