Polimdo Gandeng BPBAT Tatelu, Mahasiswa Dapat Peluang Magang dan Riset Budidaya Perikanan

MONITORSULUT,MANADO – Kesempatan mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) untuk terlibat langsung dalam pengembangan sektor perikanan budidaya air tawar semakin terbuka setelah kampus tersebut menjalin kerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo, Kamis (9/7/2026), dan dihadiri Direktur Polimdo Dra. Mareyke Alelo, MBA, serta Kepala BPBAT Tatelu Christian Maikel Eman, S.Ik., M.Sc.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua lembaga akan bekerja sama dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan teknis budidaya air tawar, program magang dan praktik kerja lapangan mahasiswa, penelitian, pengembangan teknologi, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyediaan tenaga ahli sebagai dosen tamu maupun pembimbing lapangan.

Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, mengatakan kerja sama dengan BPBAT Tatelu memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan dunia kerja dan pengembangan teknologi di bidang perikanan.

Menurutnya, lulusan Polimdo tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga didorong memiliki kemampuan membangun usaha secara mandiri.

“Lulusan Polimdo tidak hanya menjadi pegawai, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” ujar Mareyke.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan budidaya ikan yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi. Salah satu rencana yang dibahas adalah pendampingan oleh mahasiswa, termasuk pemanfaatan hydro power dan energi surya dalam mendukung kegiatan budidaya.

Sementara itu, Kepala BPBAT Tatelu, Christian Maikel Eman, menyatakan pihaknya siap mendukung berbagai program yang telah disepakati, mulai dari praktik lapangan mahasiswa hingga pengembangan teknologi budidaya air tawar.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih luas di lapangan, sementara hasil riset dan inovasi yang dikembangkan bersama dapat memberi manfaat bagi pengembangan sektor perikanan budidaya di Sulawesi Utara.