Pemprov Sulut Kerahkan Pasukan Gabungan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Lonjakan Mobilitas Jelang Nataru

MONITORSULUT, MANADO —–Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan kesiapan penuh menghadapi potensi bencana dan lonjakan mobilitas akhir tahun. Senin pagi (08/12, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., memimpin langsung apel siaga gabungan di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Manado.

Apel melibatkan sekitar 400 personel dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta berbagai organisasi relawan kemanusiaan. Hadir pula sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, Pj. Sekprov Tahlis Galang, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip.

Kegiatan dimulai dengan laporan pimpinan apel dan dilanjutkan pemeriksaan pasukan serta sarana pendukung penanggulangan bencana. Pemeriksaan ini menegaskan bahwa rangkaian apel bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi indikator kesiapan nyata pemerintah daerah menghadapi dua tantangan utama: cuaca ekstrem di puncak musim penghujan serta arus mobilitas menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Gubernur Yulius menegaskan bahwa periode akhir tahun di Sulut memiliki kompleksitas tersendiri. Selain meningkatnya aktivitas ibadah dan pariwisata, wilayah ini berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Kita tidak boleh lengah. Cuaca tidak stabil dan aktivitas masyarakat meningkat. Sinergi semua pihak mutlak diperlukan. Dari provinsi sampai desa harus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan respons cepat,” tegasnya.

Gubernor Yulius meminta BPBD dan Basarnas segera memperbarui peta rawan bencana, menyiapkan jalur evakuasi, dan berkoordinasi intensif dengan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem. Ia juga menugaskan TNI dan Polri memperketat pengamanan di gereja, pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata yang diprediksi dipadati masyarakat selama Nataru.

“Masyarakat harus bisa merayakan Natal dengan suasana yang damai dan kondusif,Lakukan langkah preventif, jangan beri ruang bagi gangguan kamtibmas,”kata Gubernur Yulius.

Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat aktif memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama Pemprov Sulut sepanjang periode libur akhir tahun.

Apel gabungan ini berlangsung tertib dan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan Sulawesi Utara tetap aman di tengah cuaca ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *