Pemerintah Genjot Program Lisdes, Presiden Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik 2029

MONITORSULUT——-Upaya pemerataan akses energi terus dikebut pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Program Listrik Desa (Lisdes) menjadi kunci untuk mencapai penyediaan listrik menyeluruh pada 2029–2030, sesuai arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya ke Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Bahlil menegaskan bahwa penyediaan listrik bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi pemenuhan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, pemerintah bersama PLN berkewajiban memastikan desa-desa terpencil segera terhubung dengan jaringan listrik nasional.

Hingga akhir 2025, pemerintah membidik 1.285 desa tambahan untuk dialiri listrik. Angka tersebut merupakan bagian dari target besar untuk menuntaskan elektrifikasi di 5.758 desa dan 4.310 dusun yang masih belum menikmati penerangan.

PLN sendiri telah mencatat kemajuan, dimana 1.068 dari 5.700 desa yang ditetapkan sudah memperoleh akses listrik. Dukungan anggaran sebesar Rp 3,6 triliun dari Kementerian ESDM untuk tahun 2025 menjadi modal penting untuk mempercepat penyambungan di wilayah tersisa.

Bahlil mengakui bahwa pembangunan jaringan listrik di daerah terisolasi kerap membutuhkan biaya lebih besar dan tidak selalu menguntungkan secara komersial. Namun, menurutnya, negara wajib hadir untuk memastikan masyarakat di wilayah paling terpencil sekalipun mendapatkan layanan energi yang sama.

(Yulia)