Sitaro, Monitorsulut.com – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, jajaran Polsek Siau Barat (Sibar) bersama Koramil 1301-02 Siau menggelar apel di Mapolsek Sibar dan dilanjutkan dengan patroli gabungan dalam rangka cipta kondisi keamanan wilayah, Senin (29/12/2025) pukul 16.00 WITA.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolsek Siau Barat tersebut dipimpin langsung Kapolsek Siau Barat AKP James Mamengko, SH, bersama Danramil 1301-02 Siau, Kapten Steven Joseph. Patroli gabungan turut melibatkan anggota Polsek Siau Barat serta personel Koramil.
Patroli menyasar wilayah Kecamatan Siau Barat dengan fokus pengawasan pada titik-titik aktivitas masyarakat, premanisme, kepemilikan senjata tajam, serta pengecekan Pos PAM dan Pos Yan di wilayah Sibar. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.50 WITA dan dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, memberikan apresiasi atas sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas menjelang malam pergantian tahun.
“Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif menjelang Tahun Baru 2026,” ujar AKBP Iwan Permadi.
Lebih lanjut, “Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan nyaman tanpa gangguan keamanan.”
Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli tidak hanya bersifat seremonial, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengawasan wilayah.
“Sinergi Polsek Siau Barat dan Koramil 1301-02 Siau adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sasaran patroli meliputi aktivitas masyarakat, antisipasi premanisme, peredaran senjata tajam, hingga penguatan pos pengamanan.
Kapolres juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengimbau warga untuk merayakan tahun baru secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,”
kata AKBP Iwan Permadi, “Bila ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat.” tutup Permadi.
Diketahui, patroli gabungan ini akan terus dilaksanakan hingga malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai langkah antisipasi potensi kerawanan.
