MONITORSULUT, MANADO — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Manado menggelar Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) serta Gender Analysis Pathway (GAP) bagi Kepala SKPD dan Perencana Ahli Muda, Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna BKPSDM Kota Manado ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado memperkuat kapasitas aparatur dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
Kepala DPPPA Kota Manado, Dra. Neivi Lenda Pelealu, M.Si, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dasar gender, kesetaraan gender, serta pengarusutamaan gender atau PUG sebagai salah satu strategi pembangunan nasional.
Menurut Neivi, penerapan PPRG tidak hanya diarahkan untuk menciptakan keadilan gender, tetapi juga mendorong efektivitas program pembangunan di daerah.
“Penerapan PPRG tidak hanya bertujuan menciptakan keadilan gender, tetapi juga meningkatkan efektivitas program pembangunan karena kebijakan yang disusun didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Neivi.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan menggunakan metode Gender Analysis Pathway atau GAP untuk mengidentifikasi permasalahan dan kesenjangan gender di sektor masing-masing.
Hasil analisis tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan program, kegiatan, dan penganggaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Ir. Esther Lunita Mamarimbing, Aj.Ak selaku Inspektur Pembantu Wilayah III; Kepala Bidang Anggaran BKAD Kota Manado, Andar M.P. Ginting, ST, M.E; serta Drs. Boaz Willar, praktisi pembangunan daerah, analisis gender, dan fasilitator SDGs.
Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari Perencana Ahli Muda di lingkungan Pemerintah Kota Manado mengikuti pelatihan tersebut. Selain mempelajari teknik analisis gender, peserta juga mendapatkan materi penyusunan Gender Budget Statement atau GBS sebagai instrumen untuk memastikan alokasi anggaran mendukung terwujudnya kesetaraan gender.
Sementara itu, Kepala Bidang terkait, Dra. Siska Ssalam, menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan perangkat daerah yang telah mengintegrasikan perspektif gender.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam menerapkan PPRG secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Manado menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
