Gubernur Yulius Selvanus Acungkan Jempol untuk Vicky Lumentut, Gerak Cepat Konsolidasikan Dekopin Sulut

MONITORSULUT,MANADO — Gubernur Yulius Selvanus memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopin) Sulawesi Utara, Vicky Lumentut, atas gerak cepatnya mengonsolidasikan organisasi koperasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

Apresiasi itu disampaikan saat pelantikan pimpinan Dekopin kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Jumat (6/3).

Di hadapan para pengurus koperasi, Gubernur bahkan secara terbuka mengacungkan jempol kepada Vicky Lumentut.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan Dekopin Sulut menunjukkan keseriusan dalam menata kembali gerakan koperasi di daerah.
“Ini kerja cepat yang patut diapresiasi. Saya kasih jempol untuk Pak Vicky Lumentut yang langsung bergerak sehingga kepengurusan Dekopin kabupaten dan kota bisa terbentuk,” ujar Gubernur Selvanus.

Gubernur menegaskan, penguatan organisasi koperasi harus diikuti dengan tata kelola yang lebih terarah. Karena itu, pemerintah provinsi mendorong pembentukan koperasi induk yang nantinya akan mengatur berbagai kebijakan strategis bagi gerakan koperasi di daerah.

Ia juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus pada koperasi di sektor pertambangan. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional melalui wadah koperasi.

“Saya ingin setelah Peraturan Gubernur selesai, kita lakukan penataran khusus bagi koperasi di bidang tambang agar pengelolaannya lebih baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekopin Sulut Vicky Lumentut menyampaikan bahwa pelantikan pimpinan Dekopin kabupaten/kota menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Sulawesi Utara.

Dengan terbentuknya kepengurusan hingga ke daerah, Dekopin Sulut diharapkan mampu memperkuat peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

(Yulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *