MONITORSULUT, Minahasa-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Data dan Informasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat sistem pengelolaan data dan informasi publik melalui pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) berbasis layanan digital yang terintegrasi.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa, Ricky Laloan, SH, didampingi Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Sepdy Tumengkol, ST. Rakor diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh kecamatan se-Kabupaten Minahasa yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan data, informasi, dan dokumentasi pemerintahan.
Dalam sambutannya, Ricky Laloan menegaskan bahwa penguatan PPID berbasis layanan digital merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat di era digital.
Menurutnya, data dan informasi saat ini telah menjadi aset strategis yang memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, pelaksanaan program pembangunan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kebutuhan akan data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses menjadi sebuah keharusan. Pemerintah harus mampu menghadirkan sistem pengelolaan informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Laloan.
Ia menjelaskan bahwa peran PPID tidak lagi sekadar sebagai penyedia informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjamin keterbukaan informasi publik yang berkualitas serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, Laloan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa saat ini terus mempercepat implementasi transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pengelolaan data yang terintegrasi.
“Diperlukan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah agar pengelolaan data dan layanan informasi dapat berjalan secara terpadu, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa,” tegasnya.
Rakor tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan informasi dan dokumentasi pemerintahan.
Laloan berharap seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan budaya kerja yang berbasis data dan informasi yang valid, sehingga pelayanan publik dapat dilakukan secara lebih profesional dan transparan.
“Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menghadirkan pelayanan informasi publik yang lebih cepat, mudah diakses, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Inilah wujud nyata pelayanan pemerintah yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya. (win)
