DP3A Manado Dorong Penguatan Jejaring Perlindungan Perempuan dan Anak

berita terbaru, Manado16521 Dilihat

MONITORSULUT,MANADO — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado kembali memperkuat komitmen pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui Kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor, di Mts Assalam Tuminting, Selasa, 21 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun sistem perlindungan yang lebih terpadu bagi perempuan dan anak di Kota Manado. Melalui forum tersebut, DP3A menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, hingga unsur masyarakat.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas upaya pencegahan, tetapi juga memperkuat alur koordinasi dalam penanganan kasus. Hal ini dinilai penting agar setiap laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak maupun TPPO dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan berpihak kepada korban.

Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Kota Manado, Linda Legoh, mengatakan pencegahan KtPA dan TPPO membutuhkan kerja bersama dari seluruh pihak.

“Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO tidak bisa ditangani secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan maupun penanganan dapat berjalan lebih efektif,” ujar Linda.

Linda juga menegaskan bahwa DP3A Kota Manado terus mendorong penguatan jejaring layanan perlindungan, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat untuk berani melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan kekerasan.

“Kami berharap pertemuan ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar, hingga dukungan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, DP3A Kota Manado berharap sinergi lintas sektor semakin solid dalam mencegah KtPA dan TPPO, sekaligus memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan layanan yang sesuai kebutuhan.

Salah satu narsumber yang hadir Juan Wuwungan dari Komunitas Wale Jiva dan Densus 88 yang mengangkat topik kesehatan mental dan bulling .