MONITORSULUT,MANADO—–Kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dinilai menjadi keterampilan yang wajib dikuasai setiap tenaga kesehatan karena berkaitan langsung dengan penyelamatan nyawa pasien.
Hal itu ditegaskan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Starry H. Rampengan, saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa Profesi Ners dan S1 Keperawatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo yang akan menjalani praktik di rumah sakit, Kamis (12/3/2026).
Menurut Rampengan, penguasaan BHD merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki tenaga kesehatan sebelum terlibat langsung dalam pelayanan medis di rumah sakit.
“Bantuan Hidup Dasar sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa pasien,” ujarnya
Selain BHD, para mahasiswa juga dibekali berbagai materi dasar pelayanan rumah sakit, di antaranya peningkatan mutu dan keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit, serta pelayanan prima.
Rampengan menjelaskan, rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik menuntut setiap tenaga kesehatan bekerja dengan tanggung jawab tinggi.
Karena itu, pemahaman terhadap standar pelayanan harus dimiliki sejak masa pendidikan.
Ia berharap melalui pembekalan tersebut para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mampu menerapkan standar pelayanan secara disiplin selama menjalani praktik klinik.
Menurutnya, kompetensi dan sikap profesional tenaga kesehatan akan sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
(Yulia)
