Bupati Thungari Serahkan Bantuan Hewan Kurban Presiden RI untuk Masyarakat Kendahe

Sangihe38 Dilihat

MONITORSULUT,Sangihe- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menyalurkan bantuan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, di Masjid AT-Taqwa Kendahe II, Kecamatan Kendahe, Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan satu ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diperuntukkan bagi jamaah Masjid AT-Taqwa Kendahe II. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menyerahkan bantuan hewan kurban kepada dua masjid lainnya di wilayah Sangihe.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sangihe, Ronny Pasiale, menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban dari Presiden RI tahun ini diberikan kepada Masjid AT-Taqwa Kendahe II sebagai salah satu masjid dengan jumlah jamaah yang besar di wilayah tersebut.

Ia menambahkan, Pemkab Sangihe turut menyalurkan bantuan dua ekor hewan kurban untuk Masjid Al-Fajar Daripa Marange Timbelang di Kecamatan Tabukan Tengah dan Masjid Al-Iman Gihang Bahu.

Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya di daerah perbatasan.

Menurutnya, bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang berada di wilayah terluar Indonesia.

“Tentunya kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan bantuan bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” ujar Thungari.

Ia menjelaskan bahwa tahun sebelumnya bantuan hewan kurban Presiden disalurkan di Masjid Al-Jihad Kampung Petta, Kecamatan Tabukan Utara, sementara tahun ini dipercayakan kepada Masjid AT-Taqwa Kendahe II.

Thungari juga menekankan bahwa momentum Idul Adha harus dimaknai sebagai penguatan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas antarumat.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar hewan kurban, tetapi juga simbol persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bupati berharap proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dapat dilakukan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Di akhir sambutannya, Thungari mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat program Sapta Membara.

“Pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan tumbuhnya nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Moy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *