Bupati Chyntia Buka FGD Pembinaan Statistik Sektoral, Dorong Penguatan Tata Kelola Data di Sitaro

Indeks88 Dilihat

Sitaro, Monitorsulut.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Kalangit, secara resmi membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pembinaan Statistik Sektoral yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sitaro, Kamis (23/10/2025). Acara tersebut diikuti oleh perangkat daerah dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Kalangit menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
“Data berkualitas adalah bahasa bersama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Karena itu, keakuratan data harus menjadi perhatian serius kita semua,” tegasnya saat membuka acara.
Bupati perempuan pertama dan satu-satunya di Sulawesi Utara itu turut menyampaikan apresiasi kepada BPS Sitaro atas konsistensinya meningkatkan kapasitas daerah dalam pengelolaan statistik sektoral.
Ia menilai FGD tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam menghasilkan dan memanfaatkan data yang kredibel untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan statistik sektoral, seperti keterbatasan SDM, perbedaan metodologi, serta koordinasi antar perangkat daerah yang belum optimal.
“Pembinaan statistik sektoral ini diharapkan melahirkan kesamaan persepsi dan sinergi yang lebih kuat di seluruh perangkat daerah,” ungkap Kalangit.
Dalam kesempatan itu, bupati juga menyinggung Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) yang diinisiasi BPS, yang disebutnya sebagai terobosan penting dalam meningkatkan literasi statistik hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Ia mengajak para peserta menjadikan forum ini sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk membangun ekosistem data yang transparan, terpercaya, dan berpihak pada peningkatan pelayanan publik.
“Forum ini bukan sekadar formalitas, tetapi wadah untuk menumbuhkan kesadaran bahwa data adalah aset strategis pembangunan,” tutupnya.