Bupati Chyntia Bahas Solusi Kelistrikan Sitaro dengan PLN, Dorong Penyediaan Pasokan Listrik Andal

Indeks139 Dilihat

Sitaro, Monitorsulut.com – Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan persoalan kelistrikan di wilayah kepulauan. Hal tersebut ditandai dengan pertemuan teknis yang dipimpin langsung Bupati Chyntia Kalangit bersama jajaran pimpinan dan tim teknis PT PLN (Persero) UID Suluttenggo di Manado, Selasa (21/10/2025).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari agenda audiensi sebelumnya dengan General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun.
Dalam rapat tersebut, Bupati Chyntia menegaskan bahwa ketersediaan pasokan listrik yang stabil merupakan kebutuhan fundamental bagi masyarakat dan menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah.
“Ketersediaan listrik yang andal bukan sekadar untuk penerangan, tetapi menopang aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pemerintahan, serta kehidupan sosial masyarakat,” ujar Chyntia.
Pengadaan Mesin Baru untuk Atasi Krisis Daya
Sebagai langkah percepatan penyelesaian masalah listrik, Pemkab Sitaro dan PLN sepakat menjalin kerja sama pengadaan satu unit mesin pembangkit baru berkapasitas 1.000 kW. Pemerintah daerah telah menerima rekomendasi resmi untuk memasukkan anggaran pengadaan mesin tersebut dalam APBD 2026.
“Harapannya spesifikasi mesin sesuai standar PLN, dan pembahasan anggarannya dapat berjalan lancar,” ungkap bupati.
Dari pemaparan teknis PLN, diketahui bahwa PLTD Ondong saat ini mengoperasikan lima unit mesin dengan total daya mampu 3.550 kW, sementara beban puncak mencapai 2.855 kW, sehingga terdapat cadangan daya 695 kW. Namun apabila salah satu mesin berkapasitas 1.000 kW mengalami gangguan, pasokan akan turun di bawah beban puncak sehingga pemadaman bergilir menjadi tak terelakkan.
Penambahan Genset dan Ekspansi Wilayah
Selain mesin utama, PLN dan Pemkab Sitaro juga membahas rencana penambahan mesin genset 250 kW yang akan direlokasi dari PLTD Paleleh untuk memperkuat pasokan di wilayah Siau. Untuk wilayah Buhias akan ditambah mesin 100 kW guna mempercepat realisasi layanan listrik 24 jam.
Sementara untuk wilayah Tagulandang, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana penambahan mesin pembangkit baru guna memperkuat suplai energi di pulau penghasil buah salak itu.
Dorong Energi Ramah Lingkungan
Tak hanya fokus pada solusi jangka pendek, Bupati Chyntia juga menekankan pentingnya pengembangan energi terbarukan. Pada rencana jangka menengah, Pemkab Sitaro bersama PLN akan menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“Pengembangan energi hijau adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan listrik jangka panjang dan mendukung keberlanjutan lingkungan,” tegas Chyntia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *