MONITORSULUT,MANADO — Komitmen pembenahan layanan dan lingkungan rumah sakit terus diperkuat jajaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Direktur Utama RSUP Kandou, Starry Rampengan, turun langsung meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit guna memastikan peningkatan kualitas pelayanan berjalan maksimal.
Dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Selasa (14/4), Prof Starry didampingi Direktur Layanan Operasional dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi serta Direktur Medik Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B.TKV(K). Ketiganya menyisir berbagai area rumah sakit, mulai dari lingkungan luar hingga ruangan pelayanan.
Fokus pembenahan tidak hanya menyentuh aspek medis, tetapi juga kenyamanan lingkungan rumah sakit. Sejumlah lahan yang selama ini belum tertata diminta untuk segera dibenahi dan dimanfaatkan menjadi area hijau serta taman bunga agar menciptakan suasana lebih nyaman bagi pasien maupun keluarga.
Selain itu, bangunan dengan kondisi cat yang mulai rusak juga menjadi perhatian. Prof Starry mendorong adanya pengecatan ulang secara bertahap dengan melibatkan semangat gotong royong seluruh pegawai rumah sakit sebagai bentuk membangun rasa memiliki terhadap fasilitas pelayanan publik tersebut.
Tidak hanya soal tampilan fisik, optimalisasi pemanfaatan ruangan juga menjadi bagian evaluasi. Beberapa ruangan yang belum digunakan diminta segera difungsikan untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama pada bangunan lama yang memerlukan penataan ulang agar lebih efektif digunakan.
Setiap kepala unit juga diminta mengusulkan kebutuhan ruang kerja maupun pelayanan, termasuk memastikan seluruh area memiliki penanda lokasi yang jelas guna memudahkan pasien dan pengunjung saat mengakses layanan.
Khusus di Gedung Cardiovascular and Brain Center (CVBC), perhatian diarahkan pada penataan ulang alur pelayanan pasien jantung agar lebih efisien dan tidak menyulitkan pasien saat berpindah layanan.
“RS Kandou harus terus berbenah dan menjadi rumah sakit rujukan terbaik,” tegas Prof Starry di sela peninjauan.
Di tengah agenda evaluasi fasilitas, Prof Starry juga menyempatkan diri menyapa pasien serta berdialog dengan tenaga kesehatan. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya modern, tetapi juga humanis.
Peninjauan rutin yang dilakukan manajemen RSUP Kandou ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendorong transformasi layanan kesehatan, sekaligus memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan utama di kawasan Indonesia Timur.
(Yulia)
