MANADO, MONITORSULUT.com – Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) berhasil membawa nama kampus ke ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, 29 September hingga 1 Oktober 2026.
Tim yang mengusung nama LARVEST tersebut menjadi satu-satunya kelompok usaha mahasiswa dari UNSRAT yang berhasil lolos sebagai finalis dalam ajang kewirausahaan tingkat nasional itu.
Kelolosan LARVEST bukan diperoleh melalui proses singkat. Tim ini harus melewati tahapan seleksi dan penilaian kemajuan pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Dari ribuan proposal yang masuk dalam program P2MW 2026, sebanyak 3.005 proposal dari 570 perguruan tinggi mengikuti proses seleksi awal. Selanjutnya, 518 proposal dari 267 perguruan tinggi dinyatakan lolos dan memperoleh pendanaan.
Seleksi berlanjut melalui penilaian kemajuan pelaksanaan usaha hingga akhirnya 395 kelompok dinyatakan berhak mengikuti KMI Expo XVII 2026. Tim LARVEST dari FMIPA UNSRAT menjadi salah satu kelompok yang berhasil melewati tahapan tersebut.
Dekan FMIPA UNSRAT, Dr. Gerald H. Tamuntuan, S.Si., M.Si., QRMP, didampingi Wakil Dekan III Dr. Rooije R.H. Rumende, S.Si., M.Kes., QRMP, menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut.
Menurut Tamuntuan, keberhasilan menjadi finalis sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa FMIPA mampu bersaing dalam proses seleksi kewirausahaan di tingkat nasional.
Ia juga menyampaikan harapan agar keikutsertaan tahun ini dapat menghasilkan prestasi berupa medali, sekaligus mengulang keberhasilan mahasiswa FMIPA pada KMI Expo 2025 di Universitas Tidar, Magelang.
Tim LARVEST diketuai Natalie Simbolon dengan anggota Chrystie Doodoh, Aourelia Akuba, Rivo Kalalo, dan Immanuel Kondoj. Kelompok ini mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Defny Wewengkang, S.Pi., M.Sc., Ph.D.
KMI Expo XVII 2026 mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi kelompok usaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkenalkan produk, menunjukkan perkembangan bisnis, memperluas jejaring, serta memperoleh masukan dari praktisi dan pelaku industri.
Selain pameran produk, rangkaian kegiatan juga mencakup penilaian KMI Award, talkshow kewirausahaan, kirab budaya, sarasehan, dan collaborative matching yang membuka peluang kolaborasi serta pengembangan usaha mahasiswa.
Keikutsertaan LARVEST menjadi bagian dari kiprah mahasiswa FMIPA UNSRAT dalam mengembangkan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus membawa gagasan dan potensi mahasiswa ke ruang kompetisi yang lebih luas.
