MINAHASA UTARA, Monitorsulut.com — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya berbicara tentang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga tentang bagaimana persatuan dirawat dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu terasa dalam kebersamaan DR Maya Rumantir, anggota DPD RI sekaligus Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Utara, bersama masyarakat Desa Kema 3, Rabu malam (28/10/2026).
Perayaan berlangsung dalam suasana hangat. Bersama jajaran LMP dan warga, Maya mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, serta mengucapkan ikrar Sumpah Pemuda.
Di tengah kehidupan masyarakat yang beragam, semangat persatuan menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan kesempatan untuk saling menghargai dan berjalan bersama.
Nilai kebersamaan itu kemudian terasa dalam suasana yang lebih santai. Ketika lagu dangdut Rindu mengalun, ibu-ibu, bapak-bapak, dan para hadirin ikut bernyanyi serta bergoyang bersama. Suasana yang semula khidmat berubah menjadi penuh tawa dan keakraban.
Malam itu juga diisi dengan penyerahan 10 kaos Laskar Merah Putih kepada para pemuda yang berminat bergabung dengan organisasi tersebut. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan LMP kepada generasi muda sekaligus membuka ruang keterlibatan mereka dalam kegiatan kemasyarakatan.
Perayaan kemudian dirangkaikan dengan ulang tahun tuan rumah, menambah kehangatan pertemuan bersama masyarakat.
Sebagai tokoh yang juga dikenal membawa pesan-pesan rohani dalam berbagai kesempatan, Maya dapat dikaitkan dengan refleksi bahwa persatuan perlu dibangun bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kasih, kepedulian, dan tindakan nyata.
Semangat Sumpah Pemuda pun menjadi relevan ketika generasi muda tidak hanya mengenang ikrar yang lahir pada 28 Oktober 1928, tetapi juga menghidupi nilai persaudaraan, menjaga kerukunan, dan mengambil bagian dalam membangun masyarakat.
Perayaan di Kema 3 menjadi gambaran bahwa semangat kebangsaan dapat tumbuh melalui hal-hal sederhana, berkumpul, saling menghargai, dan merawat kebersamaan dengan hati yang tulus.
